Banggai Ketambahan Tiga Terkonfirmasi Positif Corona, Total Sudah 34 Orang Terpapar

oleh -
foto : Brindonews.com

Dua Kasus di Kecamatan Luwuk Utara, Satu Kasus Asal Luwuk Selatan

KABAR LUWUK, BANGGAI – Kasus komulatif corona virus (covid-19) di wilayah Sulawesi Tengah terus beranjak naik. Per hari ini Jumat (11/9/2020) telah mencapai 269 kasus atau bertambah delapan dari hari kemarin. Khusus Kabupaten Banggai pada hari ini ketambahan tiga orang terkonfirmasi positif corona. Hal itu berdasarkan data Pusdatina Covid-19 Sulteng  bersumber dari data Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

Pada data itu menyebutkan, untuk Kabupaten Banggai kasus komulatif corona pertanggal 11 September 2020 bertambah tiga sehingga total mencapai 34 kasus dimana satu orang dinyatakan meninggal dunia. Kendati demikian kasus sembuh covid 19 hingga saat ini juga tinggi yakni sejumlah 29 atau masih ada lima orang yang masih menjalani perawatan medis.

Baca Juga  Gubernur Sulteng Buka Turnamen Terbuka Tenis Lapangan Danrem Cup I Tahun 2020

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datuadam kepada media ini membenarkan adanya pertambahan tiga kasus covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai. Komulatif kasus sampai saat ini telah mencapai 34 kasus. Untuk tiga terkonfirmasi positif itu terinci dua dari wilayah Kecamatan Luwuk Utara dan satu dari wilayah Kecamatan Luwuk Selatan.

“Semuanya bergejala, iya ada ketambahan tiga, dua dari Luwuk Utara dan satu dari Luwuk Selatan. Mereka masih di rawat di ruang isolasi RSUD Luwuk,” katanya.

Sejumlah warga yang dimintai keterangannya mengaku sangat khawatir dengan pertambahan kasus corona di wilayah Kabupaten Banggai ini. Mereka berharap kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan orang banyak terlebih tanpa penerapan protokol kesehatan agar ditiadakan atau paling tidak ditunda pelaksanaannya.

Baca Juga  BUMDes Bakal Dapat Kucuran Dana Rp500 Juta, Guna Amankan Harga Jual Produk Masyarakat

“Pastinya di tahun politik ini banyak kegiatan yang akan mengumpulkan massa di satu tempat, olehnya itu sebaiknya agar pemerintah memperketat aturan dan penerapannya agar kegiatan-kegiatan seperti itu ditiadakan atau ditunda saja dulu,” kata Muh Riyan Karani.

Rendahnya kesadaran masyarakat ditambah banyaknya kegiatan baik yang dilakukan pemerintah maupun pihak lainnya diyakini dapat memicu laju pertambahan pandemi corona di Kabupaten Banggai. (IkB)