“Bandel” Utamakan Pelayanan Jeriken Polsek Toili Tindaki SPBU Singkoyo

oleh -

Polsek Toili Sita 150 Jeriken di SPBU

KABAR LUWUK, BANGGAI – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Singkoyo yang ada di wilayah hukum Polsek Toili terus saja membandel dengan mengutamakan pelayanan pengisian BBM mempergunakan jeriken. Padahal telah berulangkali pengelola dan operatornya diperingati untuk meladeni pengisian BBM di kendaraan, hingga akhirnya Selasa (11/2/2020) Kapolsek Toili IPTU Candra.

Kapolres Banggai AKBP Budi Priyanto yang dimintai keterangannya melalui Kapolsek Toili Iptu Candra SH, mengatakan, penertiban dan pengawasan ini dilakukan agar BBM bisa tersalur secara sesuai dengan kebutuhan serta aturan yang berlaku.Saat berada di SPBU itu IPTU Candra, mengimbau kepada penanggung  jawab SPBU Singkoyo agar tidak mengisi jeriken milik pengantri dan lebih mengutamakan pengsian pada kendaraan bermotor saja.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, PEP Donggi Matindok Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Sejumlah Pusat Keramaian

“Ada sekira 150 jeriken kita amankan di SPBU itu, saat ini jerken sudah kita amankan di Polsek untuk selanjutnya akan dimusnahkan,” terang Kapolsek Toili.

IPTU Candra melanjutkan, pengisian melalui Jeriken bisa dilayani pihak SPBU, jika warga dapat menunjukkan kartu nelayan ataupun kartu petani itupun hanya dibatasi saja. Sedangkan untuk pengepul BBM eceran tidak diperbolekan mengantri dengan menggunakan jeriken,” tegas Kapolsek.

Jika nantinya SPBU Singkoyo masih saja membandel pihaknya akan melakukan upaya hukum termasuk akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memberikan sanksi terhadap SPBU itu.

Sejumlah warga yang dimintai keterangannya mengatakan, selama ini praktik nakal pengelola dan operator SBPU dalam pengisian BBM menggunakan jeriken sudah lama berlangsung. Pengutamaan pengisian BBM menggunnakan jeriken dilakukan lantaran dalam setiap jeriken maka operator mendapat upah di luar harga BBM. (Marjuki Bayu)