ASN Bangkep Gelar Penggalangan Seribu Tandatangan Di Depan Kantor Bupati Agar Realisasi APBD Dipercepat

oleh -

Hari Ini ASN Berencana Demo DPRD Bangkep Menuntut TPP Mereka Tidak Dihilangkan dan Dipangkas dalam RKPD Demi Kepentingan Pokir

KABAR LUWUK, BANGGAI KEPULAUAN – Ratusan Aparatur Sipil Negara pada beberapa hari lalu menggelar aksi guna mendorong percepatan realisasi APBD Banggai Kepulauan. Aksi yang digelar di depan Kantor Bupati Bangkep ini berupa penandatanganan pernyataan sikap ASN pada bentangan kain sepanjang 10×4 meter.

Tidak hanya pernyataan sikap mendorong percepatan realisasi APBD Bangkep tetapi para ASN juga menyatakan penolakan pemotongon yang menjadi hak mereka sekaligus memperjuangkan TPP untuk tetap di bayarkan.

Salah satau ASN yang dimintai keterangannya membenarkan adanya aksi damai itu, katanya salah satu ASN yang enggan disebut namanya ini, bahwa aksi itu sebatas teguran kepada DPRD Banggai Kepulauan, karna keterlambatan APBD  ini sangat berdampak besar pada perputaran ekonomi di kalangan masyarakat Banggai Kepulauan.

Baca Juga  Serahkan Bantuan Ke KONI dan Persipal, Gubernur " Eksistesi Persipal ke Depan Harus di Kembalikan

“Penggalangan 1000 tandatangan ini merupakan bentuk teguran kepada DPRD Bangkep karena akibat keterlambatann APBD ini sangat berdampak pada kami ASN dan juga masyarakat.  Tahun ini pasti ekonomi Bangkep bakal jadi yang terpuruk akibat keterlambatan ini,” kata salah satu ASN tanpa mau menyebutkan namanya.

Menurutnya, jika persoalan ini terus berlanjut maka sudah tentu berdampak pada perputaran ekonomi di Banggai Kepulaun tahun 2021 yang akan sangat terpuruk. Para ASN Bangkep ini berharap agar APBD secepatnya ditetapkan dan direalisasikan. Mereka juga mendesak agar DPRD jangan menambah nambah pokok pikiran( pokir) yang membuat RKPD terus berubah. Padahal semua perencanaan termasuk pokir sudah sesuai dengan program yang masuk dalam RKPD.

Baca Juga  Satlantas Polres Bangkep Lakukan Patroli Malam Himbau Warga Taati Prokes

Rencananya pada hari ini ratusan ASN akan menggelar aksi di DPRD Bangkep guna memperjuangkan hak mereka yang terindikasi TPP ASN bakal jadi bagian pemotongan anggaran. Para ASN ini harus berjuang sekuat tenaga agar DPRD Bangkep tidak melakukan pemangkasan anggaran mereka berupa TPP hanya agar kepentingan pokir DPRD terakomodir. (Arman Londomi/KL)