Abrasi Pantai Ancam Budidaya Udang Vaname di Desa Kautu

oleh -

Warga berharap pemerintah segera membuatkan tanggul laut

KABAR LUWUK, BANGGAI KEPULAUAN – Gelombang besar yang menyebabkan abrasi pantai di wilayah Desa Kautu, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan beberapa waktu terakhir ini mulai membuat khawatir. Sejumlah anggota Kelompok Windu Sejahtera yang merupakan kelompok budidaya udang vaname berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan agar usaha mereka membudidayakan udang tidak sia-sia diterpa gelombang.

Kelompok Windu Sejahtera merupakan salah satu kelompok masyarakat yang mendapatkan bantuan budidaya udang vaname dari Dinas Perikanan Bangkep dan sudah berjalan selama kurang lebih enam bulan di Desa Kautu. Gelombang laut yang menyebabkan abrasi pantai saat ini mulai mengancam kolam atau bak penampungan dan pembiakan udang vaname milik warga.

Baca Juga  Legenda Tano Sampaka

Menurut salah seorang anggota kelompok, saat ini posisi bibir pantai tempat pembesaran udang vaname terus tergerus gelombang. Bahkan saat ini akibat abrasi pantai jaraknya menyisahkan kurang lebih satu meter saja. Sehingganya mereka sangat khawatir jika terus seperti itu maka lokasi pembesaran udang vaname bakal terkena dampak yang pastinya ikut membuat tempat usaha mereka rusak.

“Sebelumnya jarak bibir pantai kurang lebih lima meter, namun akibat gelombang besar yang menyebabkan abrasi pantai jaraknya dari bak pembesaran udang vaname sisa satu meter. Jelas kami khawatir, sehingganya kami berharap pemerintah melalui instansi terkait segera membuatkan tanggul atau apapun namanya guna mengurangi dampak abrasi ini,” kata salah seorang anggota kelompok.

Baca Juga  Berkas Lengkap, Polsek Toili Limpahkan Kasus Cabul

Mereka berharap pembangunan tanggul itu dapat secepatnya dilakukan, mengingat gelombang pasang terus menggerus bibir pantai yang pastinya suatu saat bakal berdampak pada usaha udang vaname di Desa Kautu itu. (Arman Londomi/KL)