19 Kasus, Buol Tempati Urutan Pertama Terbanyak Corona di Sulteng

oleh -

KABAR LUWUK, PALU – Secara statistik berdasarkan data resmi Pusat Data Dan Informasi Kebencanaan Nasional (Pusdatina) covid-19 Sulteng, pertanggal 2 Mei 2020 total kasus corona Sulteng berjumlah 59 kasus. Jumlah terbanyak orang terkonfirmasi positif corona se Sulteng kini di pegang Kabupaten Buol dengan jumlah total 19 kasus. Padahal jumlah terbanyak sebelumnya dipegang Kota Palu dengan angka 15 kasus dan pada hari ini bertambah satu menjadi 16 kasus positif corona.

Pada hari ini Kabupaten Buol mencatat ada 10 kasus positif corona baru dari jumlah sebelumnya hanya sembilan kasus sehingga total pada hari ini berjumlah 19 kasus melampaui Kota Palu dengan jumlah 16 kasus atau selisih empat kasus. Lonjakan itu sudah barang tentu menjadi indikasi bahwa masyarakat khususnya di Kabupaten Buol mewaspadai adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonformasi positif dengan tetap mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah.

Baca Juga  IMIP Dorong Rehabilitasi Mangrove Hadapi Global Climate Change

“Untuk jumlah terbanyak kasus positif corona pada hari ini sebagaimana update pusdatina ada di wilayah Kabupaten Buol dengan 19 kasus, selanjutnya Kota Palu dengan 16 kasus dan Kabupaten Morowli Utara 12 Kasus. Untuk kasus baru di Buol semuanya di isolasi di Rusunawa Pemkab Buol, mereka berdasarkan uji swab dinyatakan positif corona,” ujar juru bicara Pusdatina covid-19 Sulteng Drs Haris Kariming.

Secara ke wilayahan, dari 13 Kabupaten dan Kota yang ada di Sulawesi Tengah sudah enam kabupaten dan kota yang terpapar corona. Posisi pertama berdasarkan update sudah barang tentu dipegang Kabupaten Buol dengan 19 kasus, berikutnya Kota Palu 16 Kasus, Morowali Utara 12 kasus, Poso enam kasus, Morowali dan Sigi masing-masing tiga kasus.

Baca Juga  Gubernur Sulteng Pimpin Rapat Penaganan Covid Bersama Tim Satgas

“Peningkatan jumlah ini karena masyarkat tidak mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah. Saat ini status penyebaran corona di Sulteng sudah berupa transmisi lokal dalam artian di tularkan oleh orang yang juga telah tertular,” beber Haris Kariming.

Hanya saja di tengah meningkatnya jumlah corona di Sulteng itu ada kabar baiknya yakni ada 11 orang dinyatakan sembuh oleh tim medis. Olehnya itu Haris Kariming senantiasa mengajak warga mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah. Jika tidak maka bisa dipastikan jumlah itu senantiasa akan terus meningkat. (IkB)