KABAR NASIONAL

Jaksa Agung ST Burhanuddin : Pesan Penting Bagi Adhyaksa Muda

496
×

Jaksa Agung ST Burhanuddin : Pesan Penting Bagi Adhyaksa Muda

Sebarkan artikel ini
Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan amanat pada Penutupan sekaligus Pelantikan bagi para peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXX (80) Gelombang I Tahun 2023.
Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan amanat pada Penutupan sekaligus Pelantikan bagi para peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXX (80) Gelombang I Tahun 2023.

Ia mengakhiri amanatnya dengan pesan untuk selalu bersyukur atas ketidaktahuan, derajat saat ini, dan apa yang dimiliki saat ini.

Dalam penutupan acara PPPJ Angkatan LXXX (80) Gelombang I Tahun 2023, Jaksa Agung dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi Kejaksaan RI, termasuk Ketua Komisi Kejaksaan RI, Wakil Jaksa Agung, dan Para Jaksa Agung Muda.

Amanat Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi sumber inspirasi bagi Adhyaksa Muda yang baru saja dilantik, memotivasi mereka untuk menjalani perjalanan panjang dalam penegakan hukum yang mengutamakan moralitas, nilai-nilai sosial, dan adaptasi terhadap perubahan zaman.

Jaksa Agung ST Burhanuddin juga memberikan gambaran bahwa menjadi seorang jaksa tidak hanya tentang pengetahuan hukum dan keterampilan teknis semata.

Jaksa juga harus memiliki kemampuan untuk merenungkan tindakan, perbuatan, dan keputusan mereka dengan matang.

Dalam pandangan Jaksa Agung, hukum yang benar tidak hanya berdasarkan pada ketentuan normatif semata, tetapi juga harus mampu mencerminkan nilai-nilai etika dan moral yang mendasar.

Dalam perannya sebagai Penuntut Umum, Jaksa Agung menjelaskan bahwa Kejaksaan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ini berarti bahwa kebijakan penuntutan harus mencerminkan kesatuan pemikiran, tindakan, dan kerja sama di antara seluruh jaksa.

Dengan cara ini, mereka dapat menciptakan penegakan hukum yang konsisten dan efektif.

Jaksa Agung juga mengingatkan para Adhyaksa Muda tentang pentingnya beradaptasi dengan dinamika perkembangan zaman.

Perubahan dalam modus operandi kejahatan dan tantangan penegakan hukum selalu ada, dan jaksa harus siap untuk menghadapinya.

Contoh kasus seperti “Kopi Sianida” dan kasus korupsi “Big Fish” adalah bukti nyata bahwa penegakan hukum harus terus berkembang untuk tetap relevan dalam menghadapi tantangan baru.

Saat mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengajak para Adhyaksa Muda untuk menjaga semangat dan cahaya dalam pekerjaan mereka.

Mereka adalah “kembang api” yang akan memberikan cahaya positif di setiap tempat tugas mereka.

Pesan terakhirnya adalah untuk selalu bersyukur atas proses pembelajaran, derajat saat ini, dan apa yang dimiliki saat ini, sebagai landasan untuk tumbuh dan berkembang dalam karir jaksa.

Acara penutupan PPPJ Angkatan LXXX (80) Gelombang I Tahun 2023 menjadi momen bersejarah bagi para Adhyaksa Muda yang telah melalui proses panjang pembentukan mereka.

Pesan dan arahan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin akan menjadi pedoman yang berharga dalam perjalanan mereka sebagai penegak hukum yang bertanggung jawab dan moralitas dalam menjaga keadilan di negara ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *