BanggaiKABAR DAERAH

Adu Wawasan Pelajar Tiga Kecamatan, Marwah Jadi Sang Juara DSLNG

×

Adu Wawasan Pelajar Tiga Kecamatan, Marwah Jadi Sang Juara DSLNG

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK – Tegang sekaligus meriah. Begitulah suasana kompetisi “DSLNG Sang Juara” yang digelar di Pusat Belajar Masyarakat DSLNG, Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Kamis (27/8/2026).

Satu per satu soal dibacakan, para siswa menuliskan jawaban di papan masing-masing, lalu mengangkatnya bersamaan. Jawaban tepat membuat mereka bertahan, sementara kesalahan berarti harus tersisih dari kompetisi.

Sebanyak 100 siswa SMA, MA, dan SMK dari Kecamatan Nambo, Kintom, dan Batui mengikuti kompetisi adu wawasan ini. Para peserta berasal dari SMKN Negeri 3 Luwuk, Madrasah Aliyah Darussalam Mendono, SMA Negeri 1 Kintom, SMK Muhammadiyah Terpadu Tangkiang, SMA Negeri 1 Batui, dan SMK Negeri 1 Batui.

Tak hanya mengandalkan pengetahuan umum, peserta juga dihadapkan pada beragam pertanyaan seputar pengetahuan alam, biologi, matematika, dan seputar industri migas dan LNG. Format kompetisi yang menduplikasi format popular Ranking 1 membuat siswa dituntut berpikir cepat, teliti, sekaligus mampu menjaga fokus di tengah persaingan.

External Relations Manager DSLNG, Pradipta Sidi, mengatakan kompetisi ini dirancang sebagai ruang belajar yang dikemas melalui kompetisi sekaligus mempertemukan siswa dari tiga kecamatan sekitar area operasi DSLNG.

DSLNG Sang Juara tidak hanya menghadirkan kompetisi pengetahuan, tetapi juga ruang bagi para siswa dari Nambo, Kintom, dan Batui untuk bertemu, berjejaring, serta belajar dalam suasana yang kompetitif dan menyenangkan.

Menurutnya, pertemuan siswa dari berbagai sekolah dalam satu ajang juga menjadi kesempatan untuk membangun pengalaman dan interaksi baru di luar lingkungan sekolah.

Melalui kompetisi ini juga dimaksudkan agar para siswa dan pihak sekolah lebih mengenal Pusat Informasi Migas DSLNG sebagai fasilitas belajar tentang industri migas dan DSLNG yang terbuka untuk dikunjungi siapapun termasuk pelajar.

“Kegiatan hari ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara atau siapa yang mampu bertahan sampai akhir. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menambah wawasan, menguji kemampuan, dan membangun kepercayaan diri, dan belajar berkompetisi secara sehat,” ujar Pradipta saat membuka kegiatan.

Salah seorang peserta, Salma Sanji dari MA Darussalam Mendono, Kecamatan Kintom, mengaku menikmati jalannya perlombaan.

Adu Wawasan Pelajar Tiga Kecamatan, Marwah Jadi Sang Juara DSLNG

Menurutnya, format kompetisi ini membuat peserta harus benar-benar fokus sekaligus menguji kemampuan mereka dalam berbagai bidang pengetahuan.

“Lombanya seru dan menantang. Kami harus fokus, berpikir cepat, dan benar-benar menguasai pengetahuan,” kata Salma.

Semakin dekat ke akhir perlombaan, persaingan pun semakin ketat. Setiap papan jawaban yang terangkat menjadi penentu siapa yang masih bertahan hingga babak akhir. Bagi mereka yang berhasil menjadi yang terbaik, perjuangan itu berbuah apresiasi.

Pada akhirnya, setelah menyisihkan 99 pesaing lainnya, Sang Juara DSLNG adalah Marwah, siswi Kelas XII asal Kelurahan Bakung, Kecamatan Batui dari SMA Negeri 1 Batui.

Dengan menjadi Sang Juara DSLNG, Ia berhasil membawa pulang trofi dan meraih hadiah senilai Rp 3,5 juta.

Juara Kedua, diraih Mohammad Zacky dari Kelurahan Balantang dengan hadiah senilai Rp 2 juta.

Sementara Juara Ketiga ditempati Almisqi Andi Sadewo, siswa dari Kelurahan Sisipan, yang membawa pulang hadiah senilai Rp1,5 juta.

Adu Wawasan Pelajar Tiga Kecamatan, Marwah Jadi Sang Juara DSLNG

“Rasanya sangat senang dan bangga sekali bisa memenangkan lomba yang diadakan DSLNG ini. Sebelum lomba saya sempat merasa gugup dan ragu apakah saya bisa menang atau tidak, karena saingan saya tentunya tidak mudah. Tapi ternyata semua usaha terbayarkan. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh pasti akan membuahkan hasil. Kemenangan ini mengajarkan saya untuk lebih percaya pada diri sendiri dan selalu menghargai proses yang dilewati. Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan, guru pembimbing, dan DSLNG,” ungkap Marwah yang juga merupakan Ketua OSIS di sekolahnya.

Atas keberhasilan anak didiknya yang berhasil menyabet semua juara, Anhar Hasan Aburia, Guru Bahasa Inggis sekaligus Pembina OSIS yang hadir sebagai guru pendamping dari SMA Negeri 1 Batui mengaku senang dan ikut merasa bangga. Ia menyebutkan, kemenangan para muridnya selain karena kemampuan mereka juga karena latihan yang intens.

“Ini kegiatan yang luar biasa dan pertama di tiga kecamatan. Kami sudah bersiap dengan antusias untuk kompetisi ini dengan latihan selama beberapa hari sejak dilakukan sosialisasi kompetisi ini di sekolah. Kami mengapresiasi atas keberhasilan anak-anak murid kami. Dan terima kasih untuk DSLNG yang sukses menggelar kompetisi ini,” sebutnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *