KABAR LUWUK – Hendy, seorang driver Maxim dikeroyok empat orang tak dikenal yang mengaku sebagai petugas keamanan RSUD Luwuk pada Sabtu, 28 Februari 2026 siang.
Kepada media, Hendy mengungkapkan kejadian berawal dari orderan yang mengarahkan dirinya menuju ke bagian cuci darah RSUD Luwuk.
Ia menjelaskan saat dirinya mengemudi ke depan ruang cuci darah, di sisi kanan memang terdapat kendaraan roda empat parkir. Alhasil, jalan jadi sempit. Saat kendaraannya sudah di antara mobil parkir dan tembok pagar, di pertigaan atas terdapat satu kendaraan juga yang hendak turun ke pintu keluar.
Lama saling tunggu jalur, akhirnya Hendy mengalah. Ia menyelesaikan orderannya dan mundur. Kendaraan si pelaku pun lewat.
”Saya pikir sudah selesai masalah. Ternyata saat saya turun sampai depan IGD dia menunggu. Kemudian dia marah-marah dan langsung memukul. Saya lawan,” kata Hendy.
”Saya bilang, pak itu jalur saya tadi. Dia bilang, kenapa! Saya yang jaga di sini, katanya dengan nada tinggi. Kemudian langsung memukul makanya saya lawan,” sambungnya.
Keramaian itu kemudian memantik banyak orang sekitar melerai keduanya. Merasa urusan makin runyam, Hendy pun mengalah mengarahkan kendaraannya menuju pintu keluar RSUD Luwuk.
”Pas di pintu keluar, tiba-tiba sekitar empat atau lima orang datang dan langsung memukul. Saya dikeroyok di situ,” ungkapnya.
Melihat situasi yang tak mungkin, Hendy mengaku tak melawan. Namun, setelah berhasil keluar RSUD Luwuk, Ia langsung menuju Polres Banggai. Hendy melaporkan pengeroyokan yang baru saja menimpanya tersebut.
”Sama polisi sudah diterima laporan saya dan sekarang saya lagi ambil visum ke RSUD,” terangnya.
Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan belum ada respon dari pihak RSUD Luwuk. Pesan singkat yang dikirimkan ke dokter Budi Uda’a juga belum terbalas. (Rls)
Driver Maxim Dikeroyok Empat Orang yang Mengaku Sebagai Petugas Keamanan RSUD Luwuk
Driver Maxim Dikeroyok Empat Orang yang Mengaku Sebagai Petugas Keamanan RSUD Luwuk
PRICILIA2 min baca



