KABAR DAERAHKota Palu

Sulawesi Tengah Tempati Urutan Kedua Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Indonesia

×

Sulawesi Tengah Tempati Urutan Kedua Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Indonesia

Sebarkan artikel ini

KABAR LUWUK — Provinsi Sulawesi Tengah kembali menorehkan prestasi ekonomi membanggakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Triwulan III-2025, Sulawesi Tengah menempati urutan kedua provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, mencatat pertumbuhan sebesar 7,79 persen, hanya berada di bawah Maluku Utara yang mencapai 39,10 persen.

Data BPS sebelumnya juga menunjukkan capaian kuat pada Triwulan II-2025, di mana Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah tercatat sebesar Rp103.054,23 miliar atas dasar harga berlaku, dan Rp56.278,17 miliar atas dasar harga konstan (2010).

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada periode tersebut mencapai 7,95 persen secara year-on-year (y-on-y) dan 6,14 persen secara quarter-to-quarter (q-to-q) — mencerminkan laju ekonomi yang solid dan berkelanjutan di tengah dinamika nasional.

Sulawesi Tengah Tempati Urutan Kedua Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Indonesia

Dari sisi produksi, sektor industri pengolahan menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 12,14 persen (y-on-y), diikuti oleh konsumsi lembaga nonprofit yang naik 9,62 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pengeluaran konsumsi pemerintah menjadi pendorong tertinggi dengan lonjakan 38,78 persen (q-to-q).

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai hasil ini merupakan buah kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang tinggi ini adalah hasil dari kerja bersama. Pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong investasi, memperkuat sektor industri, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Gubernur Anwar Hafid di Palu, Selasa (12/11/2025).

Ia menambahkan, pemerintah provinsi juga tengah fokus memperkuat sektor hilirisasi industri serta mendorong pertanian dan perikanan agar pertumbuhan ekonomi lebih merata.

“Kami tidak ingin pertumbuhan hanya ditopang oleh industri tambang. Sektor pertanian, perikanan, dan UMKM juga harus menjadi bagian dari penggerak ekonomi Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Capaian ini menempatkan Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, sekaligus membuktikan efektivitas strategi pembangunan daerah berbasis industri dan investasi berkelanjutan.

Dengan pertumbuhan yang melampaui rata-rata nasional sebesar 5,04 persen, Sulawesi Tengah kini menjadi contoh keberhasilan pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *